Indoscool
★ Dipakai sekolah di Magetan & sekitarnya

Pemilihan Ketua OSIS selesai dalam satu jam, bukan satu hari.

Siswa memilih lewat HP masing-masing. Suara langsung terhitung, grafik hasil tampil seketika, dan rekap resmi siap dicetak begitu pemungutan ditutup — tanpa kertas suara, tanpa hitung manual.

Demo terbuka tanpa daftar. Login admin demo / demo1234, atau coba jadi siswa dengan NISN 0099000001 token DEMO24.

< 1 menitwaktu memilih per siswa
0lembar kertas suara
Seketikahasil dan rekap keluar

Pilketos manual menghabiskan sehari penuh

Panitia sibuk melipat kertas dan menghitung sampai sore, sementara hasilnya tetap bisa diperdebatkan.

Cara lama

  • Cetak ratusan kertas suara, lipat semalaman
  • Antre panjang di bilik, jam pelajaran terpotong
  • Hitung manual di aula sampai sore, mudah keliru
  • Rekap ditulis tangan lalu diketik ulang
  • Sulit membuktikan tidak ada yang memilih dua kali
  • Daftar hadir hilang, arsip tahun lalu entah di mana

Dengan Indoscool Pilketos

  • Tanpa kertas — siswa memilih dari HP sendiri
  • Serentak per kelas, cukup 10 menit satu rombel
  • Suara terhitung otomatis, grafik langsung tampil
  • Rekap resmi diunduh sebagai Excel siap cetak
  • Satu NISN satu suara, dijaga sistem bukan pengawas
  • Data tiap tahun tersimpan rapi dan bisa ditelusuri

Semua yang panitia butuhkan, sudah di dalam

Tidak perlu aplikasi tambahan, tidak perlu memasang apa pun di HP siswa.

📱

Cukup buka di HP

Berjalan di peramban bawaan Android maupun iPhone. Tidak ada aplikasi yang harus diunduh, tidak makan memori siswa.

🔑

Login NISN + token

Tiap siswa menerima kartu berisi token unik. Tanpa kartunya, NISN saja tidak cukup untuk memilih.

📊

Hasil real-time

Grafik perolehan suara bergerak seiring siswa memilih. Bisa ditayangkan di layar aula saat penutupan.

📗

Export & import Excel

Data siswa diunggah sekaligus dari Excel. Rekap hasil, daftar hadir, dan berita acara diunduh sebagai .xlsx.

✅

Pantau partisipasi

Lihat kelas mana yang belum lengkap memilih, lalu umumkan namanya. Tidak ada yang tertinggal.

🕘

Jejak audit lengkap

Setiap perubahan tercatat: siapa, kapan, dari mana. Bukti kuat bila hasil pemilihan dipersoalkan.

🗓️

Buka-tutup terjadwal

Atur jam mulai dan selesai. Di luar jadwal, sistem menolak login dengan sendirinya.

🔄

Siap tahun berikutnya

Ganti periode, hapus angkatan lulus sekaligus, impor daftar baru. Arsip tahun lalu tetap tersimpan.

🎨

Identitas sekolah

Subdomain, nama, dan logo sekolah sendiri. Siswa merasa memakai aplikasi milik sekolahnya.

Dari nol sampai hasil, empat langkah

Persiapan biasanya selesai dalam satu kali duduk bersama panitia.

Unggah data siswa

Ambil daftar dari Dapodik, simpan sebagai Excel, unggah. Ratusan siswa masuk dalam hitungan detik.

Daftarkan kandidat

Masukkan nomor urut, foto, visi, dan misi tiap pasangan calon.

Bagikan kartu pemilih

Cetak kartu berisi NISN dan token, potong, bagikan lewat wali kelas sehari sebelumnya.

Buka pemilihan

Siswa memilih dari HP. Tutup sesuai jadwal, unduh rekapnya, umumkan pemenang hari itu juga.

Hasil yang tidak bisa diperdebatkan

Pemilihan OSIS adalah latihan berdemokrasi. Kalau hasilnya diragukan, pelajarannya hilang.

1️⃣

Satu siswa satu suara

Dijaga aturan basis data, bukan sekadar pengecekan aplikasi. Menekan tombol dua kali tetap terhitung satu.

🤫

Pilihan tetap rahasia

Sistem mencatat siapa sudah memilih, tetapi tidak menyimpan siapa memilih siapa. Admin pun tidak bisa melihatnya.

🛡️

Tahan percobaan curang

Percobaan menebak NISN dan token otomatis diblokir setelah beberapa kali gagal dari jaringan yang sama.

📜

Semua tercatat

Log aktivitas tidak dapat dihapus dari dalam aplikasi. Panitia bisa membuktikan tidak ada data yang diubah diam-diam.

🔒

Koneksi terenkripsi

Seluruh situs berjalan di HTTPS dengan sertifikat resmi. Data siswa tidak bisa disadap di WiFi sekolah.

🏫

Data antarsekolah terpisah

Tiap sekolah punya subdomain dan ruang datanya sendiri. Sekolah lain tidak dapat melihat apa pun.

Biaya sekali per tahun ajaran

Sudah termasuk subdomain, pemasangan, dan pendampingan pada hari pemilihan.

Coba Dulu

Untuk sekolah yang ingin melihat sendiri sebelum memutuskan.

Gratis14 hari, tanpa kartu apa pun
  • Semua fitur terbuka
  • Maksimal 50 siswa
  • Subdomain percobaan
  • Dukungan lewat WhatsApp
Mulai Coba
PALING SERING DIPILIH

Dasar

Cukup untuk sebagian besar SMP dan SMA negeri.

Rp 450.000per tahun ajaran, sampai 600 siswa
  • Subdomain atas nama sekolah
  • Pemasangan & unggah data awal
  • Cetak kartu pemilih bertoken
  • Rekap Excel & berita acara
  • Pendampingan saat hari pemilihan
Beli Sekarang

Pro

Sekolah besar atau yang menggelar beberapa pemilihan.

Rp 750.000per tahun ajaran, siswa tanpa batas
  • Semua fitur paket Dasar
  • Tanpa batas jumlah siswa
  • Beberapa periode pemilihan
  • Penyesuaian tampilan & logo
  • Prioritas dukungan teknis
Beli Sekarang

Pembayaran langsung lewat QRIS atau Virtual Account — tanpa menunggu penawaran. Aplikasi sekolah dibuatkan otomatis begitu pembayaran diterima. Butuh kuitansi atau faktur untuk pengajuan anggaran? Sebutkan saat menghubungi kami.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana kalau ada siswa yang tidak punya HP?

Sekolah cukup menyiapkan beberapa HP atau komputer di ruang panitia sebagai bilik bersama. Siswa bergantian masuk, login dengan kartunya, memilih, lalu keluar. Sesi otomatis tertutup setelah suara terkirim, jadi siswa berikutnya mulai dari halaman login yang bersih.

Apakah bisa dipakai kalau internet sekolah lambat?

Halaman pemilih sengaja dibuat sangat ringan dan tidak memuat JavaScript sama sekali. Ukurannya jauh lebih kecil daripada satu foto di media sosial, jadi tetap terbuka di jaringan yang pas-pasan. Bila WiFi sekolah bermasalah, siswa bisa memakai kuota sendiri karena aplikasinya diakses lewat internet biasa.

Bagaimana memastikan siswa tidak memilih dua kali?

Aturan satu suara ditegakkan di tingkat basis data, bukan hanya oleh tampilan aplikasi. Begitu satu NISN tercatat memilih pada suatu periode, catatan kedua ditolak sistem — bahkan jika tombol ditekan berkali-kali atau halaman dibuka di dua HP sekaligus.

Apakah panitia bisa melihat pilihan tiap siswa?

Tidak. Yang tersimpan hanyalah bahwa seorang siswa sudah menggunakan haknya dan jumlah suara tiap kandidat — keduanya disimpan terpisah dan tidak dihubungkan. Administrator sekalipun tidak dapat menelusuri siapa memilih siapa.

Data siswa kami disimpan di mana?

Di server hosting Indonesia, dengan koneksi terenkripsi HTTPS. Data setiap sekolah berada di ruangnya sendiri dan hanya bisa diakses lewat subdomain sekolah itu. Bila kerja sama berakhir, seluruh data dapat diunduh dalam bentuk Excel lalu dihapus atas permintaan sekolah.

Berapa lama persiapannya?

Umumnya satu sampai dua hari kerja sejak data siswa diterima. Yang paling menentukan adalah kesiapan daftar siswa dari operator Dapodik dan foto para kandidat. Kami dampingi sampai kartu pemilih tercetak.

Bisakah dipakai untuk pemilihan selain Ketua OSIS?

Bisa. Beberapa sekolah memakainya untuk pemilihan ketua MPK, duta sekolah, atau pemilihan pengurus ekstrakurikuler. Prinsipnya sama: satu daftar pemilih, beberapa kandidat, satu suara.

Coba dulu, tidak perlu daftar

Situs demo terbuka untuk siapa saja. Masuk sebagai panitia, coba pula jadi siswa, lihat sendiri bagaimana hasilnya keluar. Datanya dikembalikan seperti semula setiap hari.

Admin demo / demo1234  ·  Siswa NISN 0099000001 token DEMO24